in memory

Maaf jika dulu ak sering menumpahkan kekesalanku padamu. Padahal km tak salah apa-apa, selain menjadi pendengar setia 😥

 
Ak bukan majikan yg bsa selalu bersabar. Kdang dirimu malah kujadikan pelampiasan rasa kesal. Meski km tak salah apa2, ak sering berbicara padamu dengan nada tinggi dan kadang kasar 😭😥. Semua krna ak tak tahu lagi kpd siapa harus menumpukan kekesalan.

Km adlah pendengar yg baik. Meski ak tak selalu berkata manis, km setia mendongakkan kepala untk mencerna kata kata yg aku punyam. Mungkin itulah knpa aku jd merasa bisa menceritakan pda mu hal apa saja.termasuk cerita cerita yang sebenarnya tak selalu penuh suka.

Ah, sekarang ketika kamu tak ada, kepada siapa aku harus bercerita?

😢😢😢😢

Komentar

Postingan Populer